Tuesday, October 23, 2018

jatuh ...




sepasang mata jatuh ...

lalu hati...

bergelayut didalam pendulum rasa ...




lalu sebuah pelukan yg terbuka tuk jatuh di dalamnya...

lalu sesak nafas akan haru 

akan gegejolak rasa yg akan meluap...




lalu sebuah tangan 

hilang dalam genggam...

menganga jalan panjang didepan ...

penuh daki dan liku ...



Lalu aku terjerembab didalam hatimu ... didalam segala pesona mu...
lalu diam dalam bahagia ...


Aku mau jadi ...

aku mau jadi sepasang mata yang jernih ... supaya dapat melihatmu dengan benar ... dan menatapmu dengan lembut ...

aku mau jadi sebuah bibir yang indah supaya dapat kuucapkan kata2 indah disetiap detikmu ...

aku mau jadi sepasang sepasang lengan yang kokoh dan dada yang hangat supaya aku dapat memelukmu penuh kehangatan ...

aku mau jadi sepasang sayap, supaya aku dapat menerbangkanmu tuk meraih semua cita yang tergantung di langit ...

aku mau jadi sebuah hati yang besar untuk menampung semua rasa cintamu ... dan kubenamkan ketempat yg terdalam ....


Mega Kuningan 11 nov 2010


Friday, May 11, 2018

Blom ada judul ...




Aku hanyut di kedalaman rasa...

Terbawa arus laju melingkar ....

Tenggelam dipusaran ....

Terantuk bebatuan ... terapung di gemuruh buih dan gelombang ...


musnah sudah semua ...



VT.

Seperti planet dan satelit ....
Thursday, August 17, 2017
2:50 PM


Aku dan dirimu berdekatan aku berkeliling di orbit ...
Orbit rasa cinta yang tak dapat membuatku jauh ...
Jauh Darimu ...

Seperti susunan tata surya dan galaksi ....
Kita memang ada disini ...

Di gugus bintang ini tuk bersama bersinar ...
Aku akan menerangi mu saat sinarmu redup...

Aku akan menemanimu saat gerhana ....
Sampai terang kembali ada  bersama kita ...

Semua adalah takdir ...
Entah itu rasa atau pesona ...

Yang datang tinggal dan pergi ...

Tak usah kau terikat dalam rasa ragu ...
Semua itu sudah ada dalam satu ...
Kehendak yang kuasa ...


Medio Agustus RC 2017


Saturday, February 18, 2017

Diantara 2 Dewi ...


Aku terhenyak dalam kisah lalu ...
Dipicu senandung itu ...



Satu ...
Dewi ...
datang ...

dengan pesona hasrat ...
dengan kicau ceria dan dekapan nan hangat
Larut dalam hari hari ditengah geliat jakarta ...

Banyak mimpi datang dan berganti ...
seperti cerita pujangga tentang pedar sinar bintang tentang terik matahari ...
gumam ini hanya pemecah sepi ...



Lalu ...
Datang...
lagi ...
Seorang ...
Dewi ...
membawa gusar dan galau ...
membawa langkah gontai yang akan dititi ...
tentang lembaran mimpi yang terkoyak ...
tentang kelabunya hari sepi ...


Aku terperangah karena sadar dari larutku dalam hari hari sepimu ...
dalam cerita yang tak berjudul ...
tentang luruhnya sebuah titian mimpi ...



Dan ...
Sang waktu pun akhirnya berunjuk taji ...
Tentang cerita yang akan lanjut dan terhenti ...
Bukan tentang harga sebuah hati ...

Aku tetap tergugu tuk menahanmu pergi ...
karna memang bukan itu yang harus terjadi ,,,




Lama dalam badai kecamuk ...
dalam angkara Rindu luka dendam, demikian rasa dalam satu belanga waktu.



Aku Lari dan kau tak beranjak ...
Aku Diam dan kau terpaku ...


Karena 2 Dewi akan pergi ...
Dan cerita telah tergurat di dinding hari
terurai bagai mimpi panjang ...


Dan entah itu indah atau buram ...
mata ini sudah terpejam ...
dilahap kantuk malam menjelang pagi ...



#2000an 

Monday, November 9, 2015

Malaikat ku ...



Gugur sudah kuntum melati dalam rangkaian waktu ...
Hilang sudah pipi lembut tempat kecupku ...

pupus sudah asa untuk terus hangat dalam peluk mu ...
hatiku perih, perih sekali seperti saat kulihat kau sangat tersakiti ...

saat saat kemarin adalah saat yang sangat menyakitkan.. sekaligus melegakan ...


aku ikhlas ... ikhlas sekali ... walau hatiku periiih sekali ...


Mami ... aku masih anak kesayangan mu ...

dan sosok mu tak kan pernah terganti ... Malaikatku ... tersayangku ...




pedih dipelukan November. 

utk.Malaikat tersayang 3 November 2015.

Thursday, October 22, 2015

Sepanjang Kara ...



Aku lelah, terseret waktu ... terdera lamunan ...

kusut ... tak ku tau mana ujungnya ... mana mula nya ...


Aku diam dalam kara yang membelit hati ... mengacau pikirku ...


dengung lalu itu masih menggema ... memanggil dan teriakan kata tanya parau ...

tersekat di relung dalaaam ....


aku bangun gontai ... tercabang pikiran ... terpekekan teriakan ...



aku menggeleng untuk jawaban "iya", dan mengangguk untuk "tidak"


Tapi biru ini tetap biru membekas di hati ... dan aku masih ingin kau pergiii ....


Menggelepar didera kemarau  Okt'2015